Home » Kode Kondom Anak Muda yang Perlu Kamu Ketahui

Kode Kondom Anak Muda yang Perlu Kamu Ketahui

Kode Kondom

Tahukah kamu, bahwa alat kontrasepsi memiliki kode kondom tersendiri pada setiap jenisnya ? Pastinya semua orang mengerti bahwa kondom adalah alat kontrasepsi yang digunakan pada saat berhubungan intim untuk membatasi angka kelahiran dan juga agar tidak terjadi kehamilan.

Jika memakai logika, yang berhak mengenakan kondom adalah mereka yang sudah sah menjadi pasangan suami istri, karena kondom pada mulanya memang sudah dikenalkan untuk program keluarga berencana (KB). Dengan bertujuan merencanakan keluarga bahagia.

Tetapi, saat ini kondom mudah didapatkan di banyak tempat. Contohnya seperti ditoko-toko waralaba dan ada juga di dekat sekitar rumah dengan memajang kondom dan letaknya pun ada di depan kasir. Hal itu memicu pria bukan hanya dari kalangan dewasa saja tetapi remaja, anak- anak usia sekolah dasar dapat membelinya dengan bebas.

Kode Kondom yang Perlu Diketahui

Kode Kondom

Inti dari semua jawabannya adalah dapat terjadi bahwa kondom juga digunakan untuk berhubungan sex di kalangan remaja.  Karena hal ini sudah sering terjadi contohnya seperti sebelumnya berada di Cirebon. Yaitu pada tahut 2014, kader sebuah partai politik yang sedang bersih- bersih Alun-alun Kota Cirebon menemukan banyak sekali kondom bekas dan celana dalam wanita yang berserakan. Dan setelah dicek kembali, memang ternyata ada sudut-sudut Alun-alun yang cukup gelap dan kerap jadi tempat nongkrong para anak muda. Tentu saja hal itu tidak hanya di kota tesebut tetapi dapat juga ditemukan di daerah lain di Jawa Barat, termasuk di Kota Bandung.

Sebenarnya para anak muda yang menjadi responden mulai mengaku pada awalnya mereka hanya berjalan-jalan saja dengan pasangan, lalu makan-makan, setelah itu berciuman, dan melakukan hubungan sex.

Setelah melakukan riset, para sejumlah pakar anak dan remaja mengatakan hubungan bahwa sex di luar nikah dilakukan karena adanya faktor lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan, dan ketidak tahuan risiko terbesar dari hubungan gelap tersebut.

Pastinya ketika para remaja membeli sebuah kondom akan malu-malu terutama karena masih belum cukup umur, dan hal itu bukan kendala tentunya karena para remaja biasanya sering memakai istilah tertentu sebagai kode kondom. Sepertinya masing-masing kode kondom anak muda lebih populer di kalangan tertentu dan di tiap daerah juga memiliki kode yang berbeda-beda.

Sudah pastinya akan terasa sangat tidak asing untuk semua kalangan dan daerah jika memberikan kode yang paling populer yaitu (C.O) yaitu memiliki singkatan dari condom. Para petugas yang berada yang di apotek pasti akan tahu kode kondom tersebut.

Kondom yang biasanya terkenal dikalangan remaja dan sering digunakan yaitu produk dari fiestacondoms.com. Tidak hanya memiliki produk yang bagus dan nyaman, para remaja ini juga dapat memilih varian rasa dan bentuk dari kondom tersebut itu, dan itu membuat para remaja akan lebih gampang untuk membelinya bahkan menggunakan kondom dari fiesta.

Dibawah ini adalah beberapa cara remaja memberikan kode kondom saat membeli kondom :

1. Kode Kondom C.O.

Yang pertama adalah kode populer yang sering digunakan yaitu C.O. singkatan dari inisial kondom yang memiliki sebuah ejaan dalam internasional, berarti ‘condom’. Dengan adanya singkatan atau kode kondom ini memang cukup populer di kalangan asisten apoteker, dan memang sudah sering dipakai oleh remaja ketika ingin membeli kondom.

2. Kode Kondom K.D.

Hampir sama dengan C.O. yaitu yang diambil dari inisial kondom, kode K.D. Dapat diambil dari 2 konsonan pertama dari kata KonDom. Karena kode inilah yang dikenali oleh kalangan yang lebih luas, sebab lebih dekat dengan kata aslinya ketik dieja dalam Bahasa Indonesia.

3. Sarung

Jika yang lainnya memiliki kode yang sudah sangat tidak asing, maka kode ‘sarung’ lebih banyak digunakan oleh bapak-bapak, dikarenakan istilah ‘sarung KB’ yang mengarah pada kondom memang lebih populer di tahun 1980-1990-an.

4. DOM

Diposisi terakhir adalah salah satu kode yang memang sedikit agak membingungkan namun sangat sering dipakai yaitu DOM, karena memang cukup membingungkan DOM bahkan sering tidak dikenali oleh petugas apotek. Dan memang mungkin tidak bermaksud untuk membuat kode kondom sendiri, tetapi karena terasa sangat canggung para pembeli sering mengatakan kondom dengan sangat pelan sehingga para petugas apotek hanya mendengar suku kata terakhirnya yakni DOM.